Menu

Menu1

coiga

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) adalah organisasi profesi wartawan olahraga di Indonesia. SIWO Pusat sebagai induk dari 33 Pengurus Cabang Siwo Provinsi memiliki hampir 3.000 anggota dari media cetak, televisi dan online yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Inilah modal kekuatan SIWO dalam melakukan tugas jurnalistik dan melaksanakan peran dalam pembinaan olahraga di tanah air.

Rabu, 05 Februari 2014

Ketua Satlak Prima Suwarno Berharap Tenis Meja Kuat, Kokoh, Dan Solid.

SIWO PUSAT COM - JAKARTA - Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Suwarno langsung turun ke bawah (turba) untuk memantau dan menyelesaikan permasalahan yang kini merongrong cabang olahraga tenis meja Indonesia. Suwarno yang juga Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Bidang Pembinaan Prestasi itu melakukan silaturahmi dengan 13 perwakilan Pengprov PTMSI peserta Munas PTMSI 2014 untuk memilih ketua umum PB PTMSI 2014-2018.


Kebetulan Satlak Prima yang berada di bawah KONI Pusat bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara Musyawarah Nasional Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia yang berlangsung di Hotel Century, Jakarta, Senin, 3 Februari 2014. Saat itu Suwarno didampingi juga oleh Sekjen KONI Pusat E.F.Hamidy, dan Doddy Iswandi dari Satlak Prima. Munas PTMSI sendiri akhirnya berhasil memilih Marzuki Alie sebagai Ketua Umum pada hari Selasa, 4 Februari. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu terpilih secara aklamasi.

Suwarno dalam pertemuan dengan para utusan Pengprov PTMSI itu bercerita soal permasalahan organisasi dalam tubuh PTMSI dan cabang olahraga lainnya. Khusus untuk tenis meja ternyata dia sudah lama mengamati dan mengetahui permasalahan yang ada. "Permasalahan di organisasi tenis meja ini sudah lama, sejak saya masih berpangkat kolonel" ungkapnya.

Dia menjelaskan, di masa lalu itu, beberapa pemangku kepentingan di PTMSI pernah berkirim surat kepada KSAD Endriartono Sutarto, memintanya untuk memimpin organisasi tenis meja nasional itu. "Saya sebagai sespri (sekretaris pribadi, red) beliau diminta memberikan saran, dan setelah saya mempelajari apa dan bagaimana organisasi tenis meja ini, saya sampaikan bahwa lebih baik jangan dulu, Pak," demikian antara lain diceritakan Suwarno.

Suwarno yang purnawirawan jenderal AD bintang dua itu, juga menguraikan data terkait kepengurusan organisasi tenis meja provinsi, terutama yang sudah habis masa jabatannya. Untuk itu Suwarno meminta agar insan tenis meja Indonesia mengevaluasi dan merefleksikan diri secara maksimal, agar kedepannya bisa membangun PTMSI yang kuat, kokoh, dan solid.

"Marilah kita sama-sama menatap hari depan yang lebih baik, jangan sampai kegagalan di SEA Games Myanmar terulang lagi, apalagi kedepannya kita menghadapi banyak multi-event, dari Asian Games di Incheon Desember 2014, lalu Asian Beach Games dan SEA Games Singapura, Juni 2015," papar Suwarno.

Tanpa tedeng aling-aling, Suwarno mengungkapkan, tenis meja perlu segera menyelesaikan permasalahan organisasi yang ada setelah usainya Munas. Dengan terpilihnya Marzuki Alie diharapkan tenis meja akan bersatu sehingga bisa membina dengan baik untuk kembali meraih masa kejayaan. "Terus terang saya juga capek kalau harus mengurusi tenis meja terus, >>>> Kunjungi Sumber Asli

Tidak ada komentar:

Posting Komentar